Minggu, 13 November 2016

WANITA INTROVERT

Seseorang yang dikatakan sebagai 'introvert' adalah pribadi yang sangat tertutup & mengesampingkan kehidupan sosial yang terlalu berantakan.
Cenderung suka menyendiri,pendiam,susah menyesuaikan diri.
'INTROVERT' sering merasa ingin sendiri & menikmati kesendirian, saat seperti ini introvert biasanya menggunakan waktu untuk merenung & memikirkan sesuatu secara mendalam.
Seorang introvert tidak akan pernah menceritakan tentang hal-hal yang bersifat pribadi kepada sembarang orang. Oleh karena itu jika ada seorang introvert yang dengan sukarela mengeluhkan masalahnya kepadamu maka kamu adalah orang yang sangat beruntung karena mereka percaya denganmu.
Introvert bukan orang yang anti-sosial walaupun memang mereka mengesampingkan kehidupan sosial, tapi mereka adalah seseorang yang selektif.
Introvert bukan orang yang anti untuk bersosial dengan orang lain, mereka cenderung lebih berhati-hati membuka diri hanya untuk orang-orang tertentu saja.
Seseorang yang dikatakan introvert didunia ini adalah kaum minoritas, mereka cenderung suka menulis.Berkomunikasi melalui tulisan lebih baik daripada harus dengan lisan, misalnya untuk mengklarifikasi sesuatu, mereka lebih baik menulisnya. Ini juga bisa menghindari adanya pertikaian karena sulit bagi seseorang untuk mengungkapkan sesuatu hal yang dinilainya baik tapi tidak tertanggapi dengan baik.
Mungkin karena kebiasaan yang suka menyendiri ini sehingga orang-orang introvert memilki emosi yang terlatih untuk tetap stabil.

Jumat, 11 November 2016

SC - FIGHTER

Manusia diciptakan berbeda-beda, begitupun aku.
Bukan berbeda dalam arti 'sebenarnya' tapi dalam arti lain.
Yaaa, aku berbeda
Aku punya 'keistimewaan' (hampir 10 tahun lebih aku merasa terbebani dengan keadaannya, gak banyak yang bisa dilakukan, hampir semua cerita 'keistimewaann' itu tak berakhir dengan semestinya harapan).
Selama hampir 10 tahun lebih itu aku berusaha menutup diri bahkan dengan orang orang terdekatku, bukan karena takut. Bukan.
Karena aku tidak mau mendengar hal menyakitkan seperti yang pernah kudengar dari orang terdekatku.
Karena aku sadar, tidak ada gunanya aku memceritakan beban hidupku pada orang orang yang tidak mengerti 'bagaimana jadi aku'.
Sebisa mungkin aku menutup 'keistimewaan' itu, terkadang tanpa sadar orang lain bisa melihatnya (biasanya kalau aku duduk dengan posisi yang tidak semestinya) atau memakai baju yang tidak tertutup), biasanya kalau sudah begitu mereka penasaran dan memaksa menjelaskan. KENAPA?
Sulit memang untuk menjelaskan yang bahkan aku sendiri tidak tau itu KENAPA?
Tidak banyak yang bisa aku katakan kalau sudah begitu keadaannya, selain hanya mengatakan, 'tidak apa-apa, ini tidak menyakitkan seperti yang ditakutkan'.
Cukup itu.
Setelah itu? Ketika bertemu lagi, tidak ada pertanyaan yang sama lagi. Mungkin mereka lupa, mungkin pernyataan yang pernah mereka lontarkan tidak begitu penting.
Karena itu, sebisa mungkin aku menutupinya walau kadang lengah.
Sampai aku bertemu dengan orang yang mengerti akan hal ini.
Biasanya bagi orang baru sulit menerima kenyataan kalau aku 'istimewa', sempat beberapa dari mereka bahkan pergi menjauh. Tanpa bilang apa apa. Mungkin mereka tau? Atau mungkin aku sempat lengah?
Sampai dititik ini, aku sudah tidak begitu peduli. Sebisa mungkin aku menjelaskan dari awal, terbebani memang. Itu jauh lebih baik daripada aku harus terus terusan menutupi dalam kebohongan kebohongan yang nantinya akan terjadi.
Ya, aku beruntung saat ini. Sudah sering aku bertanya, aku ini 'istimewa' kadang terasa sakit kadang baik baik saja.
Tidak apa. Aku tulus menerima apapun keadaannya. Kalau ada jalan, nanti diperbaiki.
Well heart
Allah terimakasih untuk semuanya, terimakasih sudah mengganti hampir 10 tahun lebih kesedihanku, terimakasih sudah mengganti hampir 10 tahun lebih kata kata menyakitkan itu dengan kata kata yang menenangkan hatiku
Apalagi yang harus ku minta?
Selain menjagaku, menguatkanku, memberiku orang baik yang akan selalu menjagaku.
Itu cukup

Jumat, 04 November 2016

DIA


Dengan dia, saya bercerita. Tentang mimpi saya,tentang apa saja yang ingin diraih. Tentang bagaimana saya bertahan dengan kondisi dititik terendah.

Saya otak kiri, DIA otak kanan
Saya lupaan, DIA terstruktur
Saya ragu-ragu, DIA terencana
Saya insting, DIA data
Saya pengambil resiko, DIA penganalisis
Saya gambaran kecil, DIA gambaran besar

-Saling Melengkapi-

DIA sebagian dari kekuatan saya
DIA kaki kanan saya
DIA bagian dari  nafas saya

-Saya butuh DIA-

Terimakasih sudah jadi bagian dari hidup saya, sampai nanti kita akan BESAR bersamađź’›

Selasa, 26 Juli 2016

SEJENAK KAU LUPA

Aku bukan kapal kokoh yang melaju pesat di arus derasmu
Bukan juga air yang menyejukkan jiwamu
Aku layaknya kertas
Tidak bersih apalagi suci
Kau yang pernah pergi
Meninggalkan hatiku yg bercerai berai
Kau yang pernah pergi
Jangan marah aku teriak
Kau mau aku merengek
Memujamu penuh damba?

Sejenak kau lupa
Bahwa aku pernah terlalu lelah

Jumat, 22 Juli 2016

KEPADA SESEORANG DISANA...

Semua berawal dari pesan singkat
Entah berapa lama tak tersentuh
Dimana untuk kesekian kalinya aku merasa terusik
Dimana cerita manis dalam hidupku akan dimulai ....

Pada tatapan mata itu aku mengagumimu
Kau yang mengisi hariku
Kau yang membuatku tertawa
Kini kaulah alasan mengapa aku menangis

Menangis bahagia karena aku beruntung
Memilikimu, dahulu, saat ini dan nanti







                                   With Love
                                       -FEG-